Lawatan dari MMEA (Malaysian Muamalah Educators Association)

Dear SDITAlamania, sungguh menjadi suatau kebahagiaan untuk dapat disilaturahiimi oleh para pegiat dan pemerhati pendidikan dari negeri Malaysia yang tergabung dalam MMEA (Malaysian Muamalah Educators Association), atawa Pertubuhan Pendidik Muamalah Malaysia (Senin, 22 September 2014). Rombongan terdiri dari beberapa orang yang mempunyai latar belakang bermacam. Dari dosen, guru, dokter bahkan dari kementrian pendidikan Malaysia. MMEA adalah organisasi yang bertujuan untuk memfasilitasi adanya jurang kesenjangan masyarakat kepada para ahli dan kalangan yang menjadi ahli di bidang pendidikan. Supaya inovasi dan perkembangan pendidikan bisa berjalan sinergi antara elit dan masyarakat.

 Rombongan melakukan kunjungan di beberapa tempat, terkhusus di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Diantaranya kantor pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (NU), kantor pusat Muhammadiyah, pondok pesantren Assalam Solo, Universitas Islam Indonesia dan termasuk SDIT Alam Nurul Islam.

 Di SDIT Alam Nurul Islam, rombongan tertarik terhadap bentuk konsep kurikulum yang mampu menggabungkan antara kurikulum pendidikan Nasional yang diintergrasikan dengan nilai-nilai Islam. Disamping itu juga tertarik dengan kurikulum pengembangan pribadi melalui program outbound, beternak, berkebun dan berjualan.

 Belum ada di Malaysia yang menerapkan konsep pendidikan yang seperti ini. Apalagi keunikan bangunan kelas yang semi terbuka, lesehan tanpa kursi yang akan membuat pembelajaran siswa menjadi lebih fresh dan memancing kreasi.

 Di Malaysia memang ada sebuah fenomena baru setelah tahun 2010an bahwa banyak orang tua yang lebih mementingkan pendidikan agama dibanding dengan akademik. Apalagi tingkat sekolah dasar yang merupakan pembentuk pondasi karakter anak harus banyak muatan pembentukan karakternya. Sehingga sekolah-sekolah yang berbasis agama banyak dilirik oleh para orang tua.

Terima kasih atas silaturrahiim dan tukar informasi pendidikannya. Semoga kami bisa membalas silaturrahiim ini untuk bisa bergantian berkunjung ke Malaysia.

Outing Kelas 5 : From The Waste to The Grace

Dear SDIT Alamania, bulan ini waktunya outing perdana di tahun ajaran 2014. Meski sudah menjalankan kurikulum 2013 dengan masa adaptasinya, program outing tetep berjalan. Outing kelas 5 kali ini (Kamis, 18/09/2014) adalah kegiatan untuk memperdalam pembelajaran untuk tema Benda-benda di Lingkungan Sekitar Kita. Dipilihlah balai Instalasi Pengolahan Air Limbah [IPAL], kemudian tambang batu di Bokoharjo dan menyaksikan pentas Sendratari Ramayana di teater terbuka candi Prambanan. Outing kali ini berangkat siang hari jam 13.00 dikarenakan obyek terakhir adalah Sendratari Ramayana yang mulainya jam 19.30. Berakhir jam 21.30.

Di IPAL anak-anak langsung meninjau instalasi pengolah limbah. Limbah yang diolah disini mayoritas adalah limbah rumah tangga. Sebelum dilepas ke saluran perairan keluar, limbah-limbah tersebut harus dipastikan aman agar tidak membahayakan kehidupan.

Siswa dipandu melihat dan memahami cara kerja setiap instalasi oleh petugas IPAL. Meski bau menyengat, namun penasaran mereka penuh untuk memahami proses limbah diolah.

Saking luasnya lahan pengolahan air limbah ini, semua siswa jadi jalan-jalan deh di teriknya matahari siang. Mereka berjalan mengitari kolam pengolahan limbah yang dalamnya hingga 5 meter. DI tengah-tengah kolam terdapat alat pemutar yang disebut aerator berfungsi untuk mengolah limbah menggunakan bakteri. Ada 4 kolam yang masing-masing berhubungan dan merupakan tahap pengolahan limbah.

Nah, bagian ini yang luar biasa. Luar biasa baunya. Disini merupakan bak yang dipenuhi pasir. Tujuannya untuk pengeringan limbah yang dibawa oleh tanki-tanki yang berasal dari rumah tangga. Bagi yang gak kuat jangat mendekat. Nanti malah muntah deh cium baunya.

Setelah sholat ‘Ashar berjama’ah, perjalanan berlanjut ke lokasi tambang batu di daerah Sambirejo Prambanan Sleman. Tepatnya di jalur menuju candi Ijo. Di sekitar situ memang ada beberapa situs candi. Diantaranya, sebelum naik ada candi Banyunibo, candi Barong dan di puncak ada Candi Ijo.  Di lokasi ini, anak-anak akan bereksplorasi dengan aktivitas tambang batu. Bagaimana sebuah bukit batu dipotong-potong untuk kemudian diangkut dengan truk-truk.

Butuh keahlian khusus untuk membelah bebatuan ini. Mereka menggunakan baji, sejenis batangan logam yang pendek namun tajam dan gepeng di depannya. Batu-batu itu dipotong berbentuk kotak. Rata-rata satu kotak dihargai sebesar Rp. 50.000.

Yang gak kalah serunya adalah melihat sunset dari atas bukit. Lokasi tambang ini lumayan tinggi di ketinggian 400 mdpl. Sehingga jika cuaca tidak ada kabut, di arah barat akan terlihat bandara Adisucipto. Sehingga pesawat yang mau take off maupun landing bisa teramati dari kejauhan.

Selain itu bisa aja sama berpose seperti wall climbing atau nempel di tebing.

Setelah sholat maghrib, santap malam bareng-bareng di dalam kompleks teater terbuka Ramayana. Sete;ah sholat ‘Isya anak-anak siap untuk masuk ke teater terbuka karena jam 19.30 pertunjukan akan dimulai.

 

Sebelum masuk tempat duduk, berpose dulu dengan latar belakang candi Prambanan. Untuk masuk ke dalam teater disediakan beberapa jenis tiket sesuai dengan tempat duduknya. Untuk pelajar bisa mendapatkan harga pelajar sebesar  Rp. 30.000. Bisa berkesempatan duduk di tribun sebelah selatan.

Adapun Alur Sendratari Ramayana adalah sebagai berikut :

Perkenalan

Prabu Janaka, raja Kerajaan Mantili mempunyai putri yang sangat cantik bernama Dewi Shinta. Kompetisi diadakan untuk menetukan siapa yang pantas untuk menjadi suami Dewi Shinta. Pangeran Kerajaan Ayodya bernama Raden Rama Wijaya akhirnya yang menjadi pemenang.

Prabu Rahwana, raja Alengkadiraja sangat ingin menikahi Dewi Widowati. Setelah bertemu Shinta, dia berpikir jika Dewi Shinta itu adalah inkarnasi dari Dewi Widowati yang sudah diharapkan sejak lama.

Hutan Dandaka

Rama Wijaya, pangeran kerajaan Ayodya bersama Dewi Shinta yang ditemani adiknya Lesmana berpetualang hingga sampai di hutan Dandaka. Bertemu Shinta di tempat tersebut, Rahwana menjadi ingin sekali untuk memilikinya. Untuk mewujudkannya, Rahwana memerintahkan salah satu pengikutnya bernama Marica untuk berubah wujud menjadi Kijang emas yang bernama Kijang Kencana untuk menarik perhatian Shinta. Karena tertarik kecantikan kijang tersebut, Shinta meminta Rama untuk menangkapnya. Rama meninggalkan Shinta untuk memburunya.

Setelah menunggu lama, Shinta menjadi khawatir karena Rama tidak juga kembali. Dia meminta Lesmana untuk mencari Rama. Sebelum meninggalkan Shinta sendirian, Lesmana membuat lingkaran ajaib di atas tanah untuk melindunginya dari bahaya.

Segera setelah Rahwana tahu bahwa Shinta sendirian, Rahwana berusaha menculik Shinta namun gagal karena lingkaran ajaib itu. Lalu dia berubah menjadi seorang pengemis tua. Segera setelah Shinta seluar dari lingkaran ajaib untuk memberikan bantuan kepada pengemis tua, Rahwana memegang tangan Shinta dan terbang bersamanya menuju kerajaan Alengka.

Mengejar Kijang

Rama memanah kijang dengan panah ajaib, tapi kijang itu berubah wujud menjadi raksasa (Marica). Perang terjadi antara Rama dan Marica. Rama memanah Marica. Akhirnya Lesmana datang dan meminta Rama untuk kembali ke tempat Shinta.

 Penculikan Shinta

Dalam perjalanan menuju Alengka, Rahwana bertemu burung bernama Jatayu. Setelah memperingatkan jika Shinta itu adalah putrinya Prabu Janaka, Jatayu menyerang Rahwana untuk membebaskannya tapi dikalahkan oleh Rahwana

Setelah menemukan jika Shinta tidak di tempatnya semula. Rama dan Lesmana mencari Shinta. Kemudian mereka menemukan Jatayu yang terluka parah. Rama semula berpikir Jatayu yang menculik Shinta. Rama mau membunuh Jatayu tapi Lesmana mencegahnya, Jatayu menjelaskan apa yang terjadi padanya dan kemudian mati.

Selanjutnya, kera putih bernama Hanoman datang. Dia diminta pamannya Sugriwa untuk mencari dua pendekar yang bisa membunuh Subali. Subali adalah pendeta yang memperistri Dewi Tara, kekasih Sugriwa dengan paksa. Rama memutuskan untuk membantu Sugriwa.

Gua Kiskendo

Ketika Subali, Dewi Tara dan anaknya berbincang. Sugriwa datang. Dengan bantuan Rama, Sugriwa menyerangnya. Subali dikalahkan Sugriwa dan membawa kembali Dewi Tara. Sugriwa memutuskan membantu Rama untuk mencari Shinta. Untuk tujuan tersebut, Hanoman dikirim ke kerajaan Alengka.

Taman Argasoka

Keponakan Rahwana, Trijata merawat Shinta di taman. Rahwana datang dan meminta Shinta untuk bersedia menjadi istrinya. Shinta menolaknya. Hal itu membuat Rahwana marah dan mau membunuhnya tapi Trijata mencegahnya dan menasehatinya untuk sabar dan Trijata berjanji untuk merawat Shinta. Ketika Shinta sangat sedih, tiba-tiba ia mendengar sebuah nyanyian merdu yang dinyanyikan oleh Hanoman, Si Kera putih. Hanoman menyampaikan tujuannya adalah untuk menyelamatkan Shinta dan tugas itu yang memerintahkan adalah Rama. Segera setelah penjelasan itu, Hanoman mulai mencari semua kekuatan pasukan kerajaan Alengka. Lalu ia hancurkan taman itu. Indrajid, anaknya Rahwana, menangkap Hanoman, Kumbakarna mencoba mencegahnya, tapi ia terlempar keluar. Hanoman dihukum dengan dibakar hidup-hidup. Hanoman dengan api ditubuhnya membakar kerajaan Alengka.

Jembatan Rama

Setelah memerintahkan Hanoman, Rama dan pasukan keranya pergi ke laut dan membuat jembatan menuju Alengka. Ketika jembatan selesai, Hanoman datang dan melaporkan tentang situasi Alengka dan kekuatan pasukannya. Menerima laporan itu, Rama sangat gembira dan memerintahkan Hanoman, Hanggada, Hanila dan Jembawan untuk memimpin pasukan menyerang Alengka.

Perang Total

Ketika pasukan raksasa Alengka sedang berjaga di perbatasan kerajaan, mereka tiba-tiba diserang oleh pasukan kera. Terjadilah perang besar diantara mereka. Di perang ini Indrajid terbunuh oleh Lesmana. Kumbakarna, saudara termuda Rahwana tewas sebagai pejuang patriot. Setelah kematian Kumbakarna, Rahwana akhirnya menjadi komandan pasukan Alengka untuk menghadapi Rama. Di perang ini, Rahwana terbunuh oleh panah Rama dan Hanoman menjatuhkan gunung Sumawana ke atas Rahwana.

Pertemuan Rama dan Shinta

Setelah kematian Rahwana, Shinta ditemani Hanoman bertemu Rama. Rama menolak Shinta karena menganggap Shinta tidak suci lagi. Untuk membuktikan kesuciannya, Shinta membakar diri. Dengan bantuan dewa Api, Shinta terselamatkan dari api. Pembuktiannya membuat Rama bahagia dan akhirnya menerima Shinta

Nah di akhir pertunjukan, para penonton diperkenankan foto bareng dengan para pemain. Tinggal pilih deh mau foto sama siapa.

 Ni sama pasukan kera

 Sama Hanuman si kera putih

Kalo ini si Rahwana

MTQ Gamping 2014 : SDIT Alam Panen 6 Kejuaraan

SDITAlamania, Even MTQ tingkat SD tahun ini sudah mulai dilaksanakan. Dimulai dari tingkat kecamatan, kemudian kabupaten dan propinsi. Di kecamatan Gamping, MTQ dimulai hari ini. Kamis, 11 September 2014 bertempat di SD Negeri Gamol.
   Peserta yang berasal dari 39 sekolah siap untuk berkompetisi di 8 cabang perlombaan. MTQ, MTtQ, MHQ, Lukis Islami, Puitisasi Qur’an, Pidato, Adzan dan CCA. MTQ dibuka secara resmi oleh Bapak Camat Gamping, Drs. Budiharjo.
 Pada ajang MTQ kali ini, SDIT Alam bertekad untuk mempertahankan juara umum yang berhasil diraih di MTQ tahun 2013 lalu. Sehingga, peserta yang mengikuti dipilih benar. Dari mulai penjaringan, akhirnya berhasillah terpilih peserta dengan rata-rata cukup punya pengalaman berkompetisi terutama untuk lomba keagamaan.
Mereka dipersiapkan secara alami. Artinya muncul dari beberapa klub minat dan bakat serta hasil dari saringan melalui lomba-lomba yang diadakan secara internal. Tinggal melengkapi dengan mental ‘petarung’ siap kompetisi. Untuk cabang lomba yang memang membutuhkan teknik khusus, sengaja dipertajam dengan latihan. Sebagai contoh MTQ dan adzan.
Alhamdulillah, setelah siang hari setelah seluruh perlombaan berakhir, tibalah pengumuman kejuaraan. Dari seluruh cabang lomba, SDIT Alam meraih 6 kejuaraan. Dari MHQ putra atas nama mas Yusuf Akbar, MTtQ Putra atas nama Faris Abdurrahman, Pidato Putra atas nama Sofyan, Puitisasi Qur’an Putri atas nama Nisrina Rahadatul Aisy, Adzan atas nama Bimo Prakoso dan CCA atas nama Salma, Refah dan Kinan. Di kejuaraan lain, untuk MTQ putra meraih juara 3 atas nama Nabiel, MTQ putri juara harapan 1 atas nama Vina, MTtQ Putri juara 2 atas nama Alifia dan MHQ Putri juara 2 atas nama Radjani. Sehingga, alhamdulillah trophy juara umum dapat dipertahankan untuk MTQ tahun 2014 ini. Selamat ya untuk para pemenang. Tahun depan siap dipertahankan lagi, Amiin.

Lokasi Kompleks Baru KBTKIT Nurul Islam

KBTKIT Nurul Islam merupakan unit yang paling sulung di yayasan Nurul Islam. Unit pertama yang didirikan oleh yayasan Nurul Islam. Namun di tengah perkembangan pesatnya, lahan yang digunakan untuk operasional pembelajaran masih berstatus kontrak. Alhamdulillah, di tahun 2014 ini harapan untuk mempunyai lahan tersendiri dikabulkan Allah SWT. Lahan yang dipilih untuk kompleks baru KBTKIT Nurul Islam nanti terletak di wilayah Bedog Trihanggo Gamping Sleman (koordinat : 7°44’59″S   110°20’17″E. klik lokasi). Tepatnya di sebelah tenggara Rumah Makan Westlake.

Dari lokasi KBTKIT Nurul Islam yang sekarang berjalan ke arah utara/Magelang hingga selokan Mataram yang terdapat petunjuk ke RM Westlake. Masuk jalur lambat, belok ke kiri masuk menuju RM Westlake. Seratus meter kemudian, belok ke arah kiri. Lurus dua ratus meter sampai di lokasi yang berada di kanan jalan pas pertigaan tusuk sate.

Lokasi masih berupa kebun yang dipenuhi pohon dan belukar liar. Namun dari letaknya sangat startegis. Di bagian timur langsung pemukiman penduduk Bedog. Jalan menuju lokasi cukup lebar untuk simpangan kendaraan beroda empat.

Suasana alami dengan pepohonan yang rindang memenuhi lokasi. Sangat cocok sebagai tempat pendidikan yang langsung berinteraksi dengan alam. Sangat jadi nanti akan mempengaruhi konsep pendidikannya. Akan berubah menjadi KBTKIT Alam Nurul Islam.

 Tampak para pimpinan unit, KBTKIT, SDIT Alam dan SMPIT Alam beserta BPH Nurul Islam yang melihat langsung lokasi. Diharapkan muncul ide konsep bentuk bangunan yang ideal untuk KBTKIT Nurul Islam yang baru.

 Yang tak kalah indahnya, sebelah barat terlihat ada kolam ikan yang diliputi selokan air. 50 meter lagi ke arah barat terletak sungai Bedog yang juga menghubungkan langsung di belakang kompleks SDIT Alam Nurul Islam.

 Di dekatnya juga terdapat kandang ternak kelompok yang dikelola oleh warga. Akses jalan selain melalui jalan ringroad, ada alternatif lain melalui jalan dalam. Yang jika disusur terus sampai ke kompleks SDIT Alam Nurul Islam.

 

 

 

Penyerahan Beasiswa Masjid Nurul Islam

Keberadaan masjid Nurul Islam di kompleks Sekolah Alam Nurul Islam tidak semata hanya digunakan untuk kegiatan pembelajaran semata. Tapi juga dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masyarakat sekitar. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya program beasiswa untuk siswa berprestasi dari keluarga yang kurang mampu di wilayah kompleks Sekolah Alam Nurul Islam. Untuk acara penyerahannya dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Agustus 2014 di masjid Nurul Islam.

 Ada 44 siswa penerima beasiswa yang berasal dari lingkungan sekitar masjid Nurul Islam. Mereka rata-rata pelajar SD yang berasal dari keluarga kurang mampu. Rencana kedepan tidak semata ditujukan bagi pelajar di usia pendidikan dasar. Bahkan sebisa mungkin jika dana yang bisa digalang besar akan dibuat program yang lebih berkelanjutan hingga pendidikan tingkat lanjut.

 Program beasiswa yang baru dilaksanakan adalah untuk jenis yang insiden, yaitu diterimakan hanya pada saat waktu tertentu. Untuk saat ini setelah waktu hari raya Idul Fitri. Setelah ini akan berjalan beasiswa jenis reguler. Insya Allah akan diluncurkan Oktober 2014 ini. Untuk yang reguler, si penerima beasiswa akan menerima dana rutin setiap bulan selama setahun. Untuk mendapatkan jenis beasiswa reguler ini, calon penerima harus mendaftarkan diri ke Takmir masjid Nurul Islam untuk mengikuti seleksi. Baik seleksi administrasi maupun wawancara. Termasuk kesanggupan dalam mengikuti pembinaan secara akademik dan kediniahan.

Program beasiswa ini melengkapi program-program masjid Nurul Islam yang telah berjalan. Diantaranya, pengajian Ahad Pahing, pengajian dan arisan malam Jum’at, Penyembelihan Qurban, TPA selama Ramadhan, Bazar Ramadhan. Semoga dengan program-program tersebut turut serta memberikan kemanfaatan di tengah masyarakat khususnya di sekitar kompleks Sekolah Alam Nurul Islam

Reuni Rintisan Alumni SDIT Alam

Dear SDITAlamania, di saat lebaran ini acara yang paling sering dilaksanakan adalah syawalan, trah, temu kangen, hala bi halal, reuni, temu alumni. Yang kesemuanya intinya adalah satu, yaitu silaturrahiim, Menyambung tali persaudaraan. Karena momen lebaran saatnya liburan. Saatnya pada pulang kampung. Jadinya sangat besar kesempatan untuk bisa saling bertemu. Dengan saudara, famili, teman lama, saudara jauh dan lain-lain. Tak ketinggalan momen lebaran ini dimanfaatkan oleh para alumni SDIT Alam Nurul Islam untuk bertemu di acara temu alumni pada hari Sabtu, 9 Agustus 2014 di SDIT Alam Nurul Islam. Bahkan mereka melangkah lebih jauh untuk membuat sebuah wadah alumni. Untuk awal ini yang berkumpul baru alumni angkatan 1 hingga 4 dulu. Angkatan pertama lulus SDIT Alam tahun 2004, artinya hingga saat ini SDIT Alam sudah meluluskan hingga 10 angkatan.

   Ide ini muncul dari beberapa personil yang bertemu di saat bulan Ramadhan kemarin, kemudian rencana tersebut diteruskan untuk mengadakan pertemuan setelah lebaran. Sebagai pertemuan perdana direncanakan mengundang alumni angkatan ke-1 hingga ke-4. Mereka sudah kangen dengan kegiatan outbound. Pinginnya acara akan diawali dengan outbound. Terus dilanjut dengan melihat dokumentasi video saat mereka masih belajar di SDIT Alam. Alhamdulillah dokumentasi yang ‘jadul’ itu masih tersimpan dengan baik. Sehingga para alumni bisa memanggil kenangan mereka saat berada di SDIT Alam.

Tak ketinggalan, mereka mengundang guru-guru yang dahulu membinanya. Guru yang dahulu mendampingi mereka sekarang masih ada di SDIT Alam tinggal 7 orang. Yang bisa hadir di acara reuni hanya ust. Budi, Hamdan, Udin, Kasidi ditambah ust. Lubis. Sungguh sebuah kebahagiaan dengan adanya forum alumni ini, kehadiran alumni seperti membuktikan bahwa jika dilayakkan sebuah tanaman, dahulu saat ditanam dan dipelihara selama 6 tahun di SDIT Alam kini ustadz-ustadzah bisa melihat hasilnya. Bahkan dahulu sempat ada yang meneliti bagaimana hasil pendidikan SDIT Alam itu membekas. Si peneliti tersebut bahkan sampai observasi ke rumah-rumah alumni untuk melihat keseharian untuk memastikan apakah dahulu saat dididik di SDIT Alam itu masihkah ada bekasnya. Alhamdulillah, hasilnya si peneliti membuktikan bahwa para alumni masih kuat bentukannya. Begitu papar ust. Udin.

   Jika diibaratkan guru itu seperti ibu yang mengandung, boleh jadi saat kalian selama di SDIT Alam, ustadz/ah merasa kepayahan. Ada yang sedikit nakal, temperamental, tidak mandiri. Tapi begitu menyaksikan saat ini setelah ‘dilahirkan’ kalian sudah memilih karir masing-masing. Kepayahan ustadz/ah yang dahulu dirasakan kini hilang dengan kebahagiaan. Apalagi setelah 8 tahun kalian masih ingat dan bertemua dengan guru-guru kalian. Jika ada kesalahan saat dahulu membersamai kalian, mohon dimaafkan. Begitu pesan ustadz. Hamdan dalam forum reuni tersebut.

 Pertemuan ini hanya atas kehendak Allah. Dahulu orang tua kalian menyekolahkan di SDIT Alam, karena kehendak Allah. Setelah lulus 8 tahun lalu, kini ketemu kembali itupun hanya kehendak Allah. Apapun pilihan karir kalian, fokuslah ! Karena dengan fokus itu kemudahan untuk sampai pada kesuksesan. Begitu pesan ust. Budi. Meski dari harapan kehadiran 70 undangan namun baru dihadiri sedikit, tapi the show must go on begitu komentar Chusnan yang lulusan Pondok Gontor 5 sekaligus menjadi koordinator acara ini. Ustadz/ah berharap wadah alumni bisa terwujud, selain sebagai media silaturrahiim, juga nantinya turut serta melanjutkan misi pendidikan SDIT Alam. Untuk mewujudkan manusia yang berkarakter SIP, Sholih, Ilmuwan dan Pemimpin. Apapun profesi dan karirnya. Aamiiin.

Bakti Sosial dan Bazar Nurul Islam 1435 H

Dear SDITAlamania, setiap menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, SDIT Alam Nurul Islam rutin mengadakan kegiatan bakti sosial yang dipersembahkan untuk masyarakat sekitar. Kali ini kegiatan bakti sosial diadakan dalam 2 bentuk. Pembagian paket sembako dan bazar sandang murah. Untuk Bazar sandang murah diadakan oleh Takmir masjid Nurul Islam. Paket sembako dilakukan pada hari Jum’at, 18 Juli 2014 berikut rangkaian dengan acara buka bersama dan mabit. Mabalm bina iman dan taqwa untuk siswa kelas 2 hingga kelas 6. Sedangkan kegiatan bazar sandang murah diadakan pada hari Ahad, 20 Juli 2014.

Meski Ramadhan hanya masuk selam 5 hari, namun paket sembako yang dikumpulkan oleh seluruh siswa SDIT Alam Nurul Islam cukup banyak. Sembako itu akan didistribusikan ke 4 titik wilayah. Dusun Gumuk, Beji, Pundung dan Cambahan. yang merupakan masyarakat terdekat SDIT Alam Nurul Islam. Pendistribusian akan dilakukan langsung oleh siswa-siswa kelas 4 hingga kelas 6 dengan dikoordinasi guru pendamping.

Seluruh siswa dibagi menjadi 4 peleton. Masing-masing peleton dikoordinasi oleh 4 orang guru. Empat peleton disebar ke 4 titik ‘penyerangan’. Target pertama adalah pak RT, untuk dijadikan sebagai penunjuk jalan sasaran untuk setiap sembako. Amunisi sembako diangkut dengan kendaraan jelajah medan, berupa pick up. Tiba di titik droping amunisi, setiap pasukan diharuskan membawa sembako dan kemudian melakukan gerilya melalui petunjuk pak RT.

Pasukan mulai mulai menuju sasaran. Mereka menyerbu tiap rumah untuk menyampaikan paket sembako. Sembako dipastikan sampai pada alamat yang benar. Serta penerima dipastikan memahami asal paket sembako itu berasal.

Terlihat, target kena sasaran. Dan senyum sumringahpun mengiringi doa semoga tambah berkah selalu. Pasukan lega misinya berhasil, menyampaikan paket serta membahagiakan target sasaran.

Rangkaian kegiatan ramadhan berkah 1435 H diselenggarakan oleh takmir masjid nurul islam berlangsung selama satu bulan penuh.

Kegiatan meliputi :

1. Ramadhan mengaji tiap sore jam 16- magrib utk ibu dn anak anak

2. Iktikaf keluarga 18-25 Juli

3. Pesta anak 20 Juli

4. Bazar sandang murah 20 Juli

5. Program beasiswa zakat

Kemeriahan ramadhan terasa sekali dalam kegiatan pesta anak dan bazar sandang murah .

Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah SDIT nurul islam dan para orang tua , panitia mampu membuat inovasi kegiatan ramadhan yg bermanfaat bagi masyarakat sekitar .

Pesta anak dn bazar sandang murah sangat meriah dengan host / pembawa acara ustd budi Suprayitno , pengajar SDIT nurul islam.

Pesta anak anak digelar dalam bentuk lomba-lomba :

1. Lomba tahfidz kecil utk usia TK Dan SD kelas 1-3 . Materi lomba Qs  AL fiil Dan AL lahab . Diikuti oleh 20 anak

2. Lomba tahfidz besar utk usia SD kelas 4-6 , materi lomba qs at tiin dan adz Dhuha

3. Lomba fashion show utk usai TK dn SD , diikuti oleh 25 peserta

4. Lomba dai remaja , diikuti oleh 7 peserta .

Kategori juara 1. Juara 2. Juara harapan 1 dan 2 . Mendapatkan piala dan bingkisan . Semua peserta mendapatkan bingkisan alat tulis .

Bazar sandang murah

Kegiatan bazar murah ini sudah diawali sejak ramadhan tahun lalu dan menjadi kegiatan unggulan dari rangkaian ramadhan berkah masjid nurul islam .

Dengan mengumpulkan donasi baju layak pakai dari seluruh siswa Nurul islam Dan juga dari jaringan donatur lainnya .. Terkumpul baju layak pakai cukup banyak . Juga baju baju batu yg dijual murah . Baju layak pakai diberikan harga dari 1000 hingga 15 ribu .. Untuk baju baku baru rentang jatah variasi Dr harga 10 ribu sampai 25 ribu ..

 

Ibu ibu panitia melakukan  seleksi dan pemilahan produk dalam waktu sepekan .. Dan ibu ibu sangat bersemangat ..

Sasaran utama dari kegiatan sandang murah ini adalah ibu ibu binaan masjid nurul islam di daerah cambahan , pundung , Mlangi dan Beji. Yang sudah terbina secara rutin dalam kajian setiap ahad Pahing sejak tahun 2011.

Masyarakat sangat antusias Dan merasakan manfaat dengan kegiatan  ini .. Ibu ibu belanja kebutuhan pakaiannya utk  seluruh anggota keluarga dengan harga sangat murah dengan pakaian yg cukup pantas.  Kegiatan berlangsung dari jam 08.00 – 11.30 . Dengan mengambil tempat di selasar halaman sekolah .

Hasil bazar mencapai lebih dari  Rp 6 juta rupiah . Hasil kegiatan ini akan digunakan sebagai Dana kegiatan pengajian ahad Pahing. Alhamdulilah . Semoga keberkahan dan kebaikan kebaikan Allah berikan kepad para donatur .

Program beasiswa zakat .

Pembinaan generasi muda di sekitar sekolah akan dimulai dengan program beasiswa yg anka diambilkan Dr dana zakat yg sudah dikumpulkan oleh takmir masjid .

Program beasiswa ini akan kita jadikan pilot project CSR sekolah untuk masyarakat sekitar . Sehingga sekolah bisa berbagi dengan masyarakat Dan  masyarakat mendapatkan kebaikan kebaikan dari sekolah dan orang  tua murid .

Saat ini sudah terkumpul 50 data siswa berprestasi dan termasuk dalam kategori mustahik  yg sudah diverifikasi oleh takmir masjid nurul islam . Beasiswa yang disertai dengan pembinaan terprogram diharapkan bisa  menjadi program yang berkelanjutan .