INFORMASI HASIL SELEKSI TAHAP 1

Mohon maaf, dikarenakan ada kendala teknis pengumuman baru bisa diunggah hari ini

  1. Nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi tahap 1 dan berhak mengikuti seleksi tahap berikutnya :

    1. Akhmad Usman Affandi

    2. Sya’roji Sy

    3. Adesti Nurmaula Sely

    4. Ahmad Khoironi Arianto

    5. Sadam Priyanto

    6. Muhammad Anggi Nugroho

    7. Ristanto

    8. Subandi Rianto

    9. Hardi Sri Muhammad

    10. Zeni Lisbita

    11. Wira Widyawidura

    12. Riza PurnawanWulantata

    13. Vivi Permatasari

    14. Nurhayati

 

  1. Seleksi Tahap 2 : Interview Lanjutan

Hari, Tanggal  : Jumat ,4 April 2014

Waktu             : 09.00 – 10.00 untuk no urut 1 s.d 8

                        10.00 – 11.00 untuk no urut 9 s.d 14

Tempat            : Ruang Konseling, Komleks SDIT Alam Nurul Islam

Selamat Milad ke-12 SDIT Alamku

Dear SDIT Alamania, Selasa, 25 Maret 2014, SDIT Alam genap berusia 12 tahun. Usia yang sudah beranjak tumbuh. Kalo anak sekolah udah duduk di kelas 6. Dengan waktu 12 tahun sudah banyak perubahan yang terjadi di SDIT Alam. Baik secara fisik, jumlah siswa dan guru serta kegiatan dan programnya. Apapun perubahan itu, tetep muaranya satu yang diinginkan. Penyelenggaraan pendidikan yang terpadu. Secara materi, nilai dan perilaku. Yang tidak sekuler memisah antara Islam dan yang umum. Sinergi nilai yang dibangun guru di sekolah dan orang tua di rumah. Kekonsistenan perilaku sehingga menjadi karakter yang kuat tertanam pada diri peserta didiknya.

 Baru kali momen milad dilakukan perayaan kecil sebagai ungkapan syukur sudah diberi banyak kelimpahan perkembangan dari dahulu SDIT Alam bermula. Ust Bintara menyelenggarakan pertunjukan yang akan menampilkan aktualisasi seni siswa-siswi SDIT Alam. Bertempat di GOR, setelah sholat dan istirahat siang semua siswa menuju GOR. Di sana sudah berdiri panggung dengan red carpetnya. Lengkap dengan layar LCD dan iringan musik yang dibawakan oleh Duo ust Ginong dan Miss Riris. Guru yang merupakan pasangan suami-istri sebagai pengajar seni musik di SDIT Alam.

Semua klub minat dan bakat menunjukkan aktualisasinya. Dari klub musik, nasyid, qiroah dan spontanitas dari beberapa siswa kelas 6. Di penghujung acara, ada sebuah kejutan untuk ust Bintara. Ust Lubis menyumbangkan lagu Ulang Tahun-nya Jamrud tapi bukan untuk SDIT Alam. Trus untuk siapa dong ? Ternyata diperuntukkan bagi ust. Bintara. Dari arah utara, ust Rahmat berjalan sambil membawa roti tart yang di atasnya menyala lilin berangka 29. Wow . . . ternyata ust Bin hari lahirnya barengan dengan milad SDIT Alam. Bahagianya ust Bin dengan kejutan itu. Semua siswa menyambut dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Selamat milad SDIT Alamku, Selamat milad ust Bintaraku !!!!

LOWONGAN PEGAWAI

Yayasan Nurul Islam membuka Lowongan

untuk TK, SD, SMP IT ALAM  NURUL ISLAM

 

  1. Jenis tugas & Kualifikasi Pendidikan

No

Jenis Tugas

Kode

Jumlah

Kualifikasi Pendidikan

1.

Guru TK

GT

1

S1

2.

Guru  Kelas (SD)

GK

1

S1

3

Guru  Qiroati

GQ

3

Bersyahadah

4

Administrasi

SA

2

Minimal SMK Akuntansi/Administrasi,

5

Guru  Mapel

 (SMP)

PAI

GP

1

S1,  laki-laki

Bhs. Indonesia

GB

1

S1 Bhs. Indonesia

  1. Persyaratan Administrasi :

    1. Surat lamaran
    2. Foto copy ijazah dan transkrip nilai
    3. Daftar riwayat hidup / cv
    4. Foto Copy KTP yang masih berlaku
    5. Pas foto 3 x 4 sebanyak 1 lembar

  1. Waktu Pendaftaran

Hari kerja         : Senin – Rabu

Tanggal            : 24-26 Maret 2014

Pukul                : 08.00 – 15.00 WIB

Surat lamaran beserta  lampiran diserahkan langsung di sekretariat Yayasan Nurul Islam kompleks SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, Jl. Ring Road Barat, Cambahan, Nogotirto, Gamping, Sleman. Telp. 8376746 – 087739031206 , e-mail : nurulislamjogja@gmail.com  Tuliskan kode formasi pada surat lamaran kanan atas

 

Kelas 5 : Geguritan

Kangen

Karya :  Favian Hukama Fadhlan

Saben sesawangan

Kang dak temoni

Memba wewayanganmu

Ngeridhu batin

Mula, kudu dak akoni

Ora dak selaki

Pranyata, angel anggone ngilangi

Udan Siang Iki

karya Nur Rachmi Widyastuti

Awan kang biru resik

langsung ganti petheng dhedhet

Petir pating sesautan

Swara manuk ilang, swara pitik ilang

Sepi . . . sepi . . . sepi tenan

Njur tak sawang njaba jendela

Udan siang iki nggawe awal nggigil

Pakaryan

Karya : Azhar Luqman Fadhlullah

Dina Minggu

Aku sakaluarga

Padha saiyeg saeka praya

Nggawa paculekrak lan sapu

Bebarengan lawan para warga

Enom tuwa jaler estri

Kabeh padha kerja bakti

Dalan kebak awu diresiki

Gotong royong saeka kapti

Pakaryan abot bisa purna

Amarga bareng tumandang karya

Ngasilake dalan padhang

Pengaosan Sonten

Karya : Adilista Rizqi Azizi

Wayah sonten

Nalika grimis nelesi

Telatah ngajeng griya

Para undangan sami rawuh

Griya sampun sediya kagem pengaosan

Para tamu sami lenggah teng klasa

Pengaosan diwiwiti

Pak ustadz mimpin panjurung dunga

Sak sampunipun maos dunga

Lajeng aken sumene

Dina Minggu

karya : Faris Robbani

Dina Minggu dina libur

Tangi turu sarapan bubur

Aja lali nek awan sholat Dhuhur

Nonton TV pengajiane ustadz Yusuf Mansyur

Insya Allah dadi wong sing syukur

Dust Invasion

Dear SDITAlamania, ini kali kedua Jogja dilanda serangan debu. Debu Vulkanik tepatnya. Kamis (13/2/2014) malam jam 22.55 gunung Kelud di Kediri Jawa Timur mengalamu erupsi. Saking dahsyatnya letusan Kelud yang menyemburkan material vulkanik hingga ketinggian 17 Km mengakibatkan hujan pasir dan kerikil di  daerah sekitar wilayah gunung Kelud. Bahkan di daerah yang sangat jauh pun kebagian efeknya. Semburan debu yang terbawa angin juga terbawa ke Jogja. Praktis di hari Jum’atnya setelah Shubuh, hujab debu menderas melanda Jogja. Hingga waktu masuk pagi mentari tak mampu menembuskan sorotnya hingga menjelang siang. Betapa kagetnya, waktu yang relatif singkat itu mampu meratakan abu vulkanik erupsi gunung Kelud dalam jumlah yang banyak. Di beberapa tempat di Jogja hingga ketebalan 5 cm. Ada yang memprediksi jumlah ini lebih besar dibandingkan semburan debu Merapi sewaktu erupsi besar terakhir.

  Tak terkecuali di SDIT Alam Nurul Islam. Dengan ciri khas bangunan yang semi terbuka sudah bisa ditebak akibat dari hujan abu vulkanik itu. Seluruh ruangan kelas rata dengan abu vulkanik. Hingga persis seperti bangunan yang sudah ditinggalkan puluhan tahun.

 Untuk keamanan anak-anak di hari Jum’at pagi sekolah langsung diliburkan. Karena kondisi yang tidak aman untuk proses Pembelajaran. Begitu juga dari dinas Dikpora Sleman juga mengeluarkan maklumat untuk meliburkan sekolah harai Jum’at dan Sabtunya. Ustadz/ah melihat kondisi sekolah dan melakukan tindakan prioritas dalam usahanya menghilangkan debu.

gentingDimulai dengan mengurangi debu yang berada di luar bangunan. Termasuk yang ada di lapangan dan pepohonan. Dikarenakan debu yang berada di luar sangat mudah dihembus angin dan dibawa ke dalam ruangan. Selain itu juga menghilangkan debu yang berada menutupi rumput yang baru ditanam supaya tidak mati.

Nah, masalah yang agak berat memang menghilangkan debu yang ada di genteng. Hujan yang deraslah yang menjadi harapan terbesar untuk menyapu debu-debu di genteng. Meski sudah cukup dikurangi, namun kondisi belum nyaman benar untuk proses belajar-mengajar. Sehingga gubernur DIY megeluarkan instruksi untuk meliburkan siswa dari TK sampe SD di ahri Senin dan Selasa supaya kondisi benar-benar dipastikan aman. Pembersihan debu dilanjut terus oleh seluruh guru dan karyawan Nurul Islam agar benar-benar dipastikan di hari Rabu (19/2) sudah cukup bersih dan nyaman untuk belajar.

Nyekar Macapat : Kinanthi

Yogyakarta yang diputuskan sebagai daerah yang Istimewa tentulah ada latar belakang penting yang mendukungnya. Meski secara sejarah gak bisa diabaikan bahwa dahulu Yogyakarta merupakan wilayah yang merdeka di bawah kekuasaan keraton Mataram Yogyakarta Hadiningrat. Dikarenakan Indonesia merdeka,Yogyakarta memutuskan untuk bergabung dengan negara Indonesia. Selain itu, Yogyakarta merupakan wilayah dengan budaya Jawa yang kental. Kota dengan lembaga pendidikan cukup banyak sehingga menyebabkan Jogja dikunjungi banyak pelajara dari berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan sekarang juga dikunjungi dari berbagai wilayah luar negeri.

Dengan status keistimewaan tersebut, gubernur DIY mengeluarkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 64/KEP/2013 yang mewajibkan mata pelajaran Bahasa Jawa sebagai Muatan Lokal Wajib di seluruh sekolah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehingga setiap sekolah diharuskan menyiapkan diri untuk menyelenggarakan mapel Bahasa Jawa tersebut dengan sebaik-baiknya.

Di SDIT Alam, sudah jauh hari menyelenggarakan muatan lokal Bahasa Jawa. Bahkan ada program hari berbahasa yang khusus hari Rabu menggunakan bahasa Jawa. Dalam pelajaran bahasa Jawa ada satu ketrampilan yang harus dikuasai. Yaitu kemampuan dalam menyanyikan tembang. Tembang secara Indonesia disebut lagu. Namun dalam tembang terikat oleh aturan-aturan. Terkhusus untuk tembang Macapat. aturan itu terkait banyaknya bait atau sebutan jawanya gatra. Banyaknya suku kata tiap baris sebutan jawanya guru Wilangan. Dan jenis akhir suku kata di setiap baris atau disebut guru lagu. Nah, kelas 5 SDIT Alam kali ini sedang mengasah ketrampilan nembang tembang Kinanti.

Awal mulanya terdengar aneh di telinga anak-anak. Mendayu dan bikin ngantuk. Tapi bisa membuat hati tentram. Apalagi kalo tahu makna isi syairnya. Bisa jadi tembang bisa sebagai alat untuk menyampaikan pesan yang dalam.

Alhamdulillah, Hasil Akreditasi SDIT Alam Bertahan A

Dear SDITAlamania. Setelah menunggu dengan penuh harap, saat penantian akhirnya tiba. Hasil visitasi sekolah yang dilakukan di akhir Oktober 2013 lalu diumumkan. Bertempat di aula kantor Dikpora Daerah Istimewa Yogyakarta yang di jalan Cendana Jogja, seluruh sekolah dari level SD/MI hingga SMA/K/MAN diundang hadir untuk menerima hasil akreditasi berupa surat keputusan dan sertifikat dari Badan Akreditasi Propinsi. DSC_7172Dari 460an sekolah yang diakreditasi tahun 2013, mayoritas mendapatkan nilai A. Dan tak ada sekolah yang mendapatkan nilai C serta tak ada yang tidak terakreditasi. Artinya, secara umum mutu sekolah di wilayah Yogyakarta sudah cukup baik. Apalagi visi pemerintah Jogja yang ingin menjadikan Jogja menjadi tempat tujuan pendidikan dan budaya tidak secara nasional tapi juga internasional perlahan bergerak berkembang.

DSC_7175Hasil akreditasi ini bukanlah sebagai alasan untuk berpuas diri. Tapi justru sebagai awal untuk peningkatan mutu pendidikan secara nasional. SDIT Alam secara standar nasional sudah lolos, namun cita-cita untuk menciptakan sosok SIP, Sholih, Ilmuwan dan Pemimpin masih terus ditempuh dengan penuh semangat.

DSC_7179