Lokasi Kompleks Baru KBTKIT Nurul Islam

KBTKIT Nurul Islam merupakan unit yang paling sulung di yayasan Nurul Islam. Unit pertama yang didirikan oleh yayasan Nurul Islam. Namun di tengah perkembangan pesatnya, lahan yang digunakan untuk operasional pembelajaran masih berstatus kontrak. Alhamdulillah, di tahun 2014 ini harapan untuk mempunyai lahan tersendiri dikabulkan Allah SWT. Lahan yang dipilih untuk kompleks baru KBTKIT Nurul Islam nanti terletak di wilayah Bedog Trihanggo Gamping Sleman (koordinat : 7°44’59″S   110°20’17″E. klik lokasi). Tepatnya di sebelah tenggara Rumah Makan Westlake.

Dari lokasi KBTKIT Nurul Islam yang sekarang berjalan ke arah utara/Magelang hingga selokan Mataram yang terdapat petunjuk ke RM Westlake. Masuk jalur lambat, belok ke kiri masuk menuju RM Westlake. Seratus meter kemudian, belok ke arah kiri. Lurus dua ratus meter sampai di lokasi yang berada di kanan jalan pas pertigaan tusuk sate.

Lokasi masih berupa kebun yang dipenuhi pohon dan belukar liar. Namun dari letaknya sangat startegis. Di bagian timur langsung pemukiman penduduk Bedog. Jalan menuju lokasi cukup lebar untuk simpangan kendaraan beroda empat.

Suasana alami dengan pepohonan yang rindang memenuhi lokasi. Sangat cocok sebagai tempat pendidikan yang langsung berinteraksi dengan alam. Sangat jadi nanti akan mempengaruhi konsep pendidikannya. Akan berubah menjadi KBTKIT Alam Nurul Islam.

 Tampak para pimpinan unit, KBTKIT, SDIT Alam dan SMPIT Alam beserta BPH Nurul Islam yang melihat langsung lokasi. Diharapkan muncul ide konsep bentuk bangunan yang ideal untuk KBTKIT Nurul Islam yang baru.

 Yang tak kalah indahnya, sebelah barat terlihat ada kolam ikan yang diliputi selokan air. 50 meter lagi ke arah barat terletak sungai Bedog yang juga menghubungkan langsung di belakang kompleks SDIT Alam Nurul Islam.

 Di dekatnya juga terdapat kandang ternak kelompok yang dikelola oleh warga. Akses jalan selain melalui jalan ringroad, ada alternatif lain melalui jalan dalam. Yang jika disusur terus sampai ke kompleks SDIT Alam Nurul Islam.

 

 

 

Penyerahan Beasiswa Masjid Nurul Islam

Keberadaan masjid Nurul Islam di kompleks Sekolah Alam Nurul Islam tidak semata hanya digunakan untuk kegiatan pembelajaran semata. Tapi juga dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masyarakat sekitar. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya program beasiswa untuk siswa berprestasi dari keluarga yang kurang mampu di wilayah kompleks Sekolah Alam Nurul Islam. Untuk acara penyerahannya dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Agustus 2014 di masjid Nurul Islam.

 Ada 44 siswa penerima beasiswa yang berasal dari lingkungan sekitar masjid Nurul Islam. Mereka rata-rata pelajar SD yang berasal dari keluarga kurang mampu. Rencana kedepan tidak semata ditujukan bagi pelajar di usia pendidikan dasar. Bahkan sebisa mungkin jika dana yang bisa digalang besar akan dibuat program yang lebih berkelanjutan hingga pendidikan tingkat lanjut.

 Program beasiswa yang baru dilaksanakan adalah untuk jenis yang insiden, yaitu diterimakan hanya pada saat waktu tertentu. Untuk saat ini setelah waktu hari raya Idul Fitri. Setelah ini akan berjalan beasiswa jenis reguler. Insya Allah akan diluncurkan Oktober 2014 ini. Untuk yang reguler, si penerima beasiswa akan menerima dana rutin setiap bulan selama setahun. Untuk mendapatkan jenis beasiswa reguler ini, calon penerima harus mendaftarkan diri ke Takmir masjid Nurul Islam untuk mengikuti seleksi. Baik seleksi administrasi maupun wawancara. Termasuk kesanggupan dalam mengikuti pembinaan secara akademik dan kediniahan.

Program beasiswa ini melengkapi program-program masjid Nurul Islam yang telah berjalan. Diantaranya, pengajian Ahad Pahing, pengajian dan arisan malam Jum’at, Penyembelihan Qurban, TPA selama Ramadhan, Bazar Ramadhan. Semoga dengan program-program tersebut turut serta memberikan kemanfaatan di tengah masyarakat khususnya di sekitar kompleks Sekolah Alam Nurul Islam

Reuni Rintisan Alumni SDIT Alam

Dear SDITAlamania, di saat lebaran ini acara yang paling sering dilaksanakan adalah syawalan, trah, temu kangen, hala bi halal, reuni, temu alumni. Yang kesemuanya intinya adalah satu, yaitu silaturrahiim, Menyambung tali persaudaraan. Karena momen lebaran saatnya liburan. Saatnya pada pulang kampung. Jadinya sangat besar kesempatan untuk bisa saling bertemu. Dengan saudara, famili, teman lama, saudara jauh dan lain-lain. Tak ketinggalan momen lebaran ini dimanfaatkan oleh para alumni SDIT Alam Nurul Islam untuk bertemu di acara temu alumni pada hari Sabtu, 9 Agustus 2014 di SDIT Alam Nurul Islam. Bahkan mereka melangkah lebih jauh untuk membuat sebuah wadah alumni. Untuk awal ini yang berkumpul baru alumni angkatan 1 hingga 4 dulu. Angkatan pertama lulus SDIT Alam tahun 2004, artinya hingga saat ini SDIT Alam sudah meluluskan hingga 10 angkatan.

   Ide ini muncul dari beberapa personil yang bertemu di saat bulan Ramadhan kemarin, kemudian rencana tersebut diteruskan untuk mengadakan pertemuan setelah lebaran. Sebagai pertemuan perdana direncanakan mengundang alumni angkatan ke-1 hingga ke-4. Mereka sudah kangen dengan kegiatan outbound. Pinginnya acara akan diawali dengan outbound. Terus dilanjut dengan melihat dokumentasi video saat mereka masih belajar di SDIT Alam. Alhamdulillah dokumentasi yang ‘jadul’ itu masih tersimpan dengan baik. Sehingga para alumni bisa memanggil kenangan mereka saat berada di SDIT Alam.

Tak ketinggalan, mereka mengundang guru-guru yang dahulu membinanya. Guru yang dahulu mendampingi mereka sekarang masih ada di SDIT Alam tinggal 7 orang. Yang bisa hadir di acara reuni hanya ust. Budi, Hamdan, Udin, Kasidi ditambah ust. Lubis. Sungguh sebuah kebahagiaan dengan adanya forum alumni ini, kehadiran alumni seperti membuktikan bahwa jika dilayakkan sebuah tanaman, dahulu saat ditanam dan dipelihara selama 6 tahun di SDIT Alam kini ustadz-ustadzah bisa melihat hasilnya. Bahkan dahulu sempat ada yang meneliti bagaimana hasil pendidikan SDIT Alam itu membekas. Si peneliti tersebut bahkan sampai observasi ke rumah-rumah alumni untuk melihat keseharian untuk memastikan apakah dahulu saat dididik di SDIT Alam itu masihkah ada bekasnya. Alhamdulillah, hasilnya si peneliti membuktikan bahwa para alumni masih kuat bentukannya. Begitu papar ust. Udin.

   Jika diibaratkan guru itu seperti ibu yang mengandung, boleh jadi saat kalian selama di SDIT Alam, ustadz/ah merasa kepayahan. Ada yang sedikit nakal, temperamental, tidak mandiri. Tapi begitu menyaksikan saat ini setelah ‘dilahirkan’ kalian sudah memilih karir masing-masing. Kepayahan ustadz/ah yang dahulu dirasakan kini hilang dengan kebahagiaan. Apalagi setelah 8 tahun kalian masih ingat dan bertemua dengan guru-guru kalian. Jika ada kesalahan saat dahulu membersamai kalian, mohon dimaafkan. Begitu pesan ustadz. Hamdan dalam forum reuni tersebut.

 Pertemuan ini hanya atas kehendak Allah. Dahulu orang tua kalian menyekolahkan di SDIT Alam, karena kehendak Allah. Setelah lulus 8 tahun lalu, kini ketemu kembali itupun hanya kehendak Allah. Apapun pilihan karir kalian, fokuslah ! Karena dengan fokus itu kemudahan untuk sampai pada kesuksesan. Begitu pesan ust. Budi. Meski dari harapan kehadiran 70 undangan namun baru dihadiri sedikit, tapi the show must go on begitu komentar Chusnan yang lulusan Pondok Gontor 5 sekaligus menjadi koordinator acara ini. Ustadz/ah berharap wadah alumni bisa terwujud, selain sebagai media silaturrahiim, juga nantinya turut serta melanjutkan misi pendidikan SDIT Alam. Untuk mewujudkan manusia yang berkarakter SIP, Sholih, Ilmuwan dan Pemimpin. Apapun profesi dan karirnya. Aamiiin.

Bakti Sosial dan Bazar Nurul Islam 1435 H

Dear SDITAlamania, setiap menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, SDIT Alam Nurul Islam rutin mengadakan kegiatan bakti sosial yang dipersembahkan untuk masyarakat sekitar. Kali ini kegiatan bakti sosial diadakan dalam 2 bentuk. Pembagian paket sembako dan bazar sandang murah. Untuk Bazar sandang murah diadakan oleh Takmir masjid Nurul Islam. Paket sembako dilakukan pada hari Jum’at, 18 Juli 2014 berikut rangkaian dengan acara buka bersama dan mabit. Mabalm bina iman dan taqwa untuk siswa kelas 2 hingga kelas 6. Sedangkan kegiatan bazar sandang murah diadakan pada hari Ahad, 20 Juli 2014.

Meski Ramadhan hanya masuk selam 5 hari, namun paket sembako yang dikumpulkan oleh seluruh siswa SDIT Alam Nurul Islam cukup banyak. Sembako itu akan didistribusikan ke 4 titik wilayah. Dusun Gumuk, Beji, Pundung dan Cambahan. yang merupakan masyarakat terdekat SDIT Alam Nurul Islam. Pendistribusian akan dilakukan langsung oleh siswa-siswa kelas 4 hingga kelas 6 dengan dikoordinasi guru pendamping.

Seluruh siswa dibagi menjadi 4 peleton. Masing-masing peleton dikoordinasi oleh 4 orang guru. Empat peleton disebar ke 4 titik ‘penyerangan’. Target pertama adalah pak RT, untuk dijadikan sebagai penunjuk jalan sasaran untuk setiap sembako. Amunisi sembako diangkut dengan kendaraan jelajah medan, berupa pick up. Tiba di titik droping amunisi, setiap pasukan diharuskan membawa sembako dan kemudian melakukan gerilya melalui petunjuk pak RT.

Pasukan mulai mulai menuju sasaran. Mereka menyerbu tiap rumah untuk menyampaikan paket sembako. Sembako dipastikan sampai pada alamat yang benar. Serta penerima dipastikan memahami asal paket sembako itu berasal.

Terlihat, target kena sasaran. Dan senyum sumringahpun mengiringi doa semoga tambah berkah selalu. Pasukan lega misinya berhasil, menyampaikan paket serta membahagiakan target sasaran.

Rangkaian kegiatan ramadhan berkah 1435 H diselenggarakan oleh takmir masjid nurul islam berlangsung selama satu bulan penuh.

Kegiatan meliputi :

1. Ramadhan mengaji tiap sore jam 16- magrib utk ibu dn anak anak

2. Iktikaf keluarga 18-25 Juli

3. Pesta anak 20 Juli

4. Bazar sandang murah 20 Juli

5. Program beasiswa zakat

Kemeriahan ramadhan terasa sekali dalam kegiatan pesta anak dan bazar sandang murah .

Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah SDIT nurul islam dan para orang tua , panitia mampu membuat inovasi kegiatan ramadhan yg bermanfaat bagi masyarakat sekitar .

Pesta anak dn bazar sandang murah sangat meriah dengan host / pembawa acara ustd budi Suprayitno , pengajar SDIT nurul islam.

Pesta anak anak digelar dalam bentuk lomba-lomba :

1. Lomba tahfidz kecil utk usia TK Dan SD kelas 1-3 . Materi lomba Qs  AL fiil Dan AL lahab . Diikuti oleh 20 anak

2. Lomba tahfidz besar utk usia SD kelas 4-6 , materi lomba qs at tiin dan adz Dhuha

3. Lomba fashion show utk usai TK dn SD , diikuti oleh 25 peserta

4. Lomba dai remaja , diikuti oleh 7 peserta .

Kategori juara 1. Juara 2. Juara harapan 1 dan 2 . Mendapatkan piala dan bingkisan . Semua peserta mendapatkan bingkisan alat tulis .

Bazar sandang murah

Kegiatan bazar murah ini sudah diawali sejak ramadhan tahun lalu dan menjadi kegiatan unggulan dari rangkaian ramadhan berkah masjid nurul islam .

Dengan mengumpulkan donasi baju layak pakai dari seluruh siswa Nurul islam Dan juga dari jaringan donatur lainnya .. Terkumpul baju layak pakai cukup banyak . Juga baju baju batu yg dijual murah . Baju layak pakai diberikan harga dari 1000 hingga 15 ribu .. Untuk baju baku baru rentang jatah variasi Dr harga 10 ribu sampai 25 ribu ..

 

Ibu ibu panitia melakukan  seleksi dan pemilahan produk dalam waktu sepekan .. Dan ibu ibu sangat bersemangat ..

Sasaran utama dari kegiatan sandang murah ini adalah ibu ibu binaan masjid nurul islam di daerah cambahan , pundung , Mlangi dan Beji. Yang sudah terbina secara rutin dalam kajian setiap ahad Pahing sejak tahun 2011.

Masyarakat sangat antusias Dan merasakan manfaat dengan kegiatan  ini .. Ibu ibu belanja kebutuhan pakaiannya utk  seluruh anggota keluarga dengan harga sangat murah dengan pakaian yg cukup pantas.  Kegiatan berlangsung dari jam 08.00 – 11.30 . Dengan mengambil tempat di selasar halaman sekolah .

Hasil bazar mencapai lebih dari  Rp 6 juta rupiah . Hasil kegiatan ini akan digunakan sebagai Dana kegiatan pengajian ahad Pahing. Alhamdulilah . Semoga keberkahan dan kebaikan kebaikan Allah berikan kepad para donatur .

Program beasiswa zakat .

Pembinaan generasi muda di sekitar sekolah akan dimulai dengan program beasiswa yg anka diambilkan Dr dana zakat yg sudah dikumpulkan oleh takmir masjid .

Program beasiswa ini akan kita jadikan pilot project CSR sekolah untuk masyarakat sekitar . Sehingga sekolah bisa berbagi dengan masyarakat Dan  masyarakat mendapatkan kebaikan kebaikan dari sekolah dan orang  tua murid .

Saat ini sudah terkumpul 50 data siswa berprestasi dan termasuk dalam kategori mustahik  yg sudah diverifikasi oleh takmir masjid nurul islam . Beasiswa yang disertai dengan pembinaan terprogram diharapkan bisa  menjadi program yang berkelanjutan .

 

Gaza I’m in Love

Dear SDITAlamania, sudah sepekan ini sejak Selasa, 8 Juli 2014, pasukan Israel laknatullah memborbardir tanah Gaza. Alasan yang dipake selalu klasik. Ingin menyerang HAMAS. Nyatanya, yang jatuh korban ada kebanyakan anak dan perempuan. Itupun kembali Israel menuduh penduduk sipil dijadikan tameng hidup. Terlepas dari motif yang diambil Israel, penyerangan terhadap kaum sipil hingga jatuhnya korban tewas sangatlah tidak dibenarkan. Itu adalah tindakan yang tidak manusiawi. Tidak menghargai nyawa manusia. Ditambah lagi saat bulan suci Ramadhan dimana bangsa Palestina sedang melakukan ibadah suci Ramadhan.

Kita tidaklah harus menjadi muslim untuk berempati kepada bangsa Palestina terkhusus di Gaza yang sekarang diserang Israel. Cukuplah kita sebagai manusia dikarenakan ini adalah tragedi kemanusiaan yang selalu berulang. Dan sayangnya lagi banyak orang membisu dan seperti tidak mau tahu akan tragedi ini. Bahkan grup musik coldplay saja tergerak untuk menyampaikan pesan lagunya dalam Freedom for Palestine

Nah kita apalagi yang muslim harus lebih tergerak lagi untuk menyampaikan simpati bahkan empati kita untuk saudara-saudara di Gaza. Di SDIT Alam Nurul Islam di awal masuk sekolah setelah libur akhir semester, pada saat kegiatan Orientasi Siswa untuk semua kelas langsung diadakan aksi galang dana untuk Gaza. saking tersentuh empatinya bahkan ada yang tergerak untuk ikut membantuk ke Gaza. Ck …ck . .ck. . . Tapi tidak usah sampe Gaza, cukup yang punya skill saja yang layak untuk membantu ke sana. Di sini kita sampekan DOA dan DANA.

Di hari yang pertama ini terkumpul dana untuk Gaza sebesar Rp. 11 juta. Antusiasme anak-anak untuk ikut merasakan penderitaan dan memberikan bantuan sangatlah besar. Semoga penderitaan saudara-saudara kita di Gaza lekas hilang. Yang menjadi korban semoga syahid dan mendapatkankan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

update :

Sampe hari akhir penggalangan dana terkumpul dana sebesar Rp. 13.800.000. Kemudian dana itu disalurkan melalui laskarsedekah.com ke Sahabat Al Aqsha yang diserahkan oleh Kepala Sekolah ke mas Raihan pengurus LaskarSedekah.com yang merupakan alumni angkatan ke-4 SDIT Alam Nurul Islam.

 

 

Selain itu, empati juga diekspresikan melalui sebuah film berjudul Gaza I’m in Love berikut


Pelepasan Kelas 6 : Around The Lake Sermo

Dear SDITAlamania, belajar itu sejatinya tanpa batas waktu dan tempat. Hanya maut dan dunia ini saja sebagai batasnya. Tapi secara administratif, belajar tingkat dasar di SDIT Alam dibatasi 6 tahun. Bagaimana asyik dan serunya. Tetep 6 tahun. Karena harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk itulah mengapa siswa kelas 6 harus dilepas. Ibarat sudah mengalami pembelajaran di SDIT Alam selama 6 tahun. Maka dari 6 tahun yang lalu semenjak para orang tua menyerahkan putra-putrinya untuk diamanahkan ke SDIT Alam, maka kini sudah saatnya amanah itu dikembalikan kepada para orang tua sebagai pendidik utama setiap anak. Menjadi prosesi yang akan terus dipertahankan, jika acara pelepasan siswa yang lulus dari kelas 6 harus diadakan di alam terbuka. Mengapa harus? Kembali ke pemahaman awal tadi akan belajar. Belajar itu tidak semata hanya untuk dapet nilai, ijazah, status. Tapi belajar itu untuk hidup. Kehidupan. Selama proses belajar di SDIT Alam, siswa sekeras mungkin didekatkan dengan kehidupan asli. Riil. Bukan di film, gambar, cerita saja. Tapi disentuhkan langsung, kerasnya, sulitnya, sedihnya, hasilnya, gembiranya . . .

Pelepasan dilaksanakan Sabtu-Ahad, 21-22 Juni 2014. Berlokasi di wilayah Suaka Margasatwa Waduk Sermo Kulonprogo Yogyakarta. Semua peserta adalah siswa kelas 6 yang akan lulus. Ikut serta semua ustadz/ah kecuali yang berhalangan. Berangkat dari SDIT Alam jam 16.00 bersama menuju lokasi pelepasan. Ust. Abdullah Imaduddin memberikan informasi terkait teknis acara dan hal-hal apa yang harus disiapkan untuk antsipasi kemungkinan dan resiko selama acara.

Sampe di lokasi menjelang maghrib. Rombongan langsung menuju basecamp di masjid Nurul Huda. Setelah sholat maghrib berjama’ah, dilanjut dengan santap malam. Lelah selama perjalanan diobati dengan nasi bungkus yang nikmatnya luar biasa meski hanya berlauk lele goreng. Setelah ‘Isya, seluruh peserta packing barang bawaan. Selama semalaman seluruh peserta akan tracking, menyusuri rute yang telah ditentukan panitia. Sebelumnya mereka menjalani kegiatan stretching dahulu supaya otot dan persendian menjadi lentur untuk jalan panjang. Seluruh peserta dikelompokkan menjadi 8 regu. Masing-masing regu akan diberangkatkan dengan jeda waktu. Mereka diharuskan menyusuri rute dengan tanda pathok bambu dengan rafia warna merah. Satu regu hanya diperkenankan maksimal 3 senter. Untuk menyusuri rute yang gelap gulita.

Meski hujan menggerimis, tapi perjalanan tetep harus dilanjut. Air mengguyur disertai tiupan angin. Suara gesekan dedaunan pohon-pohon di tengah hutan menambah suasana mencekam. Masing-masing peserta harus bisa saling mengendalikan rasa takutnya, saling memotivasi supaya seluruh anggota bisa sampe finish. Ada saja kelompok yang tersesat. Mereka susuri rute yang balik lagi ke jalur awal. Padahal sudah jauh menembus pekatnya malam. Beberapa anggota kelompok terlihat menahan emosi sambil berucap, sabar . . sabr ini ujian kawan . . . . kemudian lanjut balik ke rute yang benar.

Yang mengejutkan, di ujung perjalanan ternyata setiap peserta harus memperbesar nyalinya. Kelenjar Adrenal akan mengucurkan hormon adrenalinnya dengan deras. Efeknya jantung berdegup kencang, bulu kuduk berdiri, sebagian bahkan tak sadar disertai dengan jeritan. Rupanya perjalanan berakhir di kuburan. Satu per satu mereka diminta untuk mencari pesan yang tersembunyi di setiap nisan makam. Taku harus dilawan karena pesan harus didapat.

Setelah berakhir di kuburan, semua regu berjalan balik ke basecamp. Masjid Nurul Huda. Jam sudah menunjuk pukul 02.00 bahkan ada yang baru sampe menjelang shubuh. Dengan mata berat karena kantuk, mereka mengambil tempat untuk istirahat. Tak begitu lama, Shubuh tiba. Smua bangun untuk berjama’ah sholat Shubuh. Dilanjutkan dzikir al Ma’tsurat dengan mata penuh kantuk, lalu ust. Ariefuddin memberikan pemaknaan atas kegiatan tadi malam. Semua kegiatan tak akan sampe tujuan tanpa adanya pemaknaan. Bisa jadi dimaknai, dipersepsi, dipahami lain oleh yang menjalaninya. Maka pemaknaan menjadi penting untuk setiap kegiatan. Apalagi penuh muatan pembelajaran. Perjalanan tadi malam adalah sama dengan perjalanan kehidupan yang akan dirasakan anak-anak setelah lepas dari SDIT Alam. Lulus SD bukan berarti selesai segalanya. Selesai belajar, selesai berbuat baik, selesai disiplin . . . Masih panjang perjalanan yang akan ditempuh. Suasana gelap gulita adalah dunia ini. Jalan di kegelapan sangat butuh penerang dan petunjuk. Tanpa keduanya, bisa jadi arah tujuan kita sedang menuju tebing curam berbahaya. Begitu juga kehidupan ini, sangat butuh penerang dan petunjuk. Hidup yang hanya ikut-ikutan saja tanpa mempertimbangkan baik-buruk, celaka-selamat, ujungnya hanya penyesalan jika sudah dalam kondisi terpuruk. Sekolah lanjutan yang akan ditempuh siswa-siswi sekalian ibarat dunia yang baru. Teman, guru, lingkungan, kebiasaan baru. Ada yang baik, juga bahkan ekstrim berbeda dengan saat di SDIT Alam. Pembelajar yang tepat manakala bisa menerapkan filosofi ikan. Meski berenang, hidup di lautan yang asin tapi tidak ikut menjadi asin. Begitu juga siswa-siswi sekalian. Harus mampu menjaga kuat karakter baik bahkan mengajak teman-teman yang belum baik. Dan perjalanan itu akan penuh dinamika . . . Life is never flat kata iklan. Masalah adalah media untuk mendewasakan kita. Dan akir dari kehidupan ini kita akan menjalani ujian akhir. Yaitu sakaratul maut. Hasilnya ada dua, husnul khatimah ataukah su’ul khatimah. Dan alam kubur sebagai tempat transit menuju alam akhirat. Bagaimanapun, menjadi apapun kita saat hidup, semua akan berahir mati. Kata rasul SAW, orang yang cerdas adalah orang yang selalu ingat akan kematian. Ia akan selalu perhitungkan baik-buruknya selama hidup.

Pagi hari, seluruh rangkaian pelepasan kelas 6 dilanjut ke pinggir waduk Sermo. Disini semua meikmati sarapan pagi dan ramah tamah. Ustadz/ah bergantian menyampaikan kesan dan pesan kepada siswa kelas 6. Ada banyak hal baik gembira, sedih, mengharukan selama 6 tahun mereka belajar di SDIT Alam.

Sarasehan rampung, di bawah aduk terlihat 2 kapal penumpang sudah mendekat. Wah tiba saatnya untuk keliling waduk bareng kapal. Cukup Rp. 5000 kalian bisa keliling waduk menikmati pemandangan. Ayo bergegas turun ke bawah di tempat pemberhentian kapal.

Pelepasan kali ini semoga cukup memberikan bekal para siswa untuk lanjut belajar di jenjang yang lebih tinggi. Apapun sekolahnya. Jangan bosan untuk menjadi orang baik. Bahkan kelak menjadi orang yang luar biasa!!

 

Pawai Tarhib Ramadhan 1435 : Action Heroes

Dear SDITAlamania, Ramadhan yang segera datang tahun ini sepertinya belum juga terasa nuansanya. Belum tercium bau sakralnya. Belum juga menggugah gembira semua orang. Konon karena ketutup 2 hal. Pilpres dan Pildun. Pemilihan Presiden dan Piala Dunia Sepak Bola. Tapi . . . gembira sambut Ramadhan wajib bin harus tetap dihadirkan. Rasulullah saja preparing-nya 2 bulan sebelumnya.

Ajakan gembira sambut Ramadhan sudah menjadi kegiatan tahunan SDIT Alam Nurul Islam. Melalui kegiatan pawai keliling masyarakat sekitar pada hari Jum’at, 20 Juni 2014 kemarin. Sebelum pawai, diawali dahulu dengan fragmen drama sebagai tema pawai kali ini. Action Heroes, itulah tema yang diangkat di pawai Ramadhan kali ini. Kisah diawali saat ust. Lubis memberikan sambutan tiba-tiba datanglah 2 perampok yang meminta uang dan dompet ust. Lubis. Sungguh kaget ust. Lubis, di tengah kekagetan datanglah pahlawan kesayangan anak-anak. Iron Man dan Gatotkaca yang datang pake sepeda onthel. Mereka dengan sigap langsung menyerang 2 perampok menyelamatkan ust. Lubis. Karena canggihnya Iron Man dan Gatotkaca, si perampok terdesak kalah. Salah seorang darinya kemudian meminta bantuan Drakula dan Rahwana. Terjadilah pertarungan sengit antara Iron Man melawan Drakula trus Gatotkaca melawan Rahwana. Hampir saja sang pahlawan kalah. Tapi kemudian dengan kekuatan penuh para penjahat bisa dikalahkan. Kemudian, mereka diminta untuk tobat dan melakukan sholat berjama’ah.

Alhadmulillah, para penjahat sudah bertobat dan bertekad ingin ikut serta dalam mengajak gembira sambut Ramadhan di pawai kali ini. Selanjutnya, barisan pawai mulai dilepas. Setiap kelas membawakan teman pawai sendiri-sendiri. Dan tak lupa pesan yang tertulis besar-besar dibawa selama perjalanan pawai.

Untuk sambut Ramadhan pula dilakukan dengan acara bersih kelas setelah pawai.

Kelas yang sudah dibersihkan dilakukan inspeksi mendadak oleh para figur action heroes. Anak-anak pada suka sekaligus deg-degan akankah kelasnya merupakan kelas yang terbersih. Tak lupa para action heroes berfoto bersama dengan anak-anak satu kelas.

Akhirnya, marilah temen-temen meski suasana masih dimeriahkan dengan piala dunia sepak bola dan kampanye capres. Tetep Ramadhan adalah anugrah paling indah yang sangat ‘celaka’ manakala dilupakan. Bulan yang didalamnya Allah limpahkan berkah, pahala, ampunan . . . seabrek bonus multiple balasan dan janji Allah. Ayo segera kita siapkan diri kita memasukinya . . .