Outing Kelas 2 : Mengamati Sunset dan Sunrise di Pantai Kwaru

Pembelajaran Sains yang ideal mengharuskan siswa untuk melakukan observasi atau pengamatan langsung dengan alam. Selain untuk melihat langsung obyek yang diamati secara fisik, juga untuk melihat proses apa yang terjadi. Apalagi untuk siswa kelas bawah, pengamatan secara langsung sangat diwajibkan mengingat perkembangan cara berpikirnya yang masih kongkrit dan nyata. Dengan pertimbangan tersebut, untuk mempelajari karakteristik benda langit dalam hal ini matahari, siswa kelas 2 melakukan observasi proses terjadinya terbenamnya matahari dan terbitnya matahari di pantai Kwaru dalam kegiatan Outing yang dilaksanakan pada hari Selasa – Rabu, 3 – 4 Mei 2016.
  Jika biasanya outing berangkat di pagi hari, karena bermalam, outing kelas 2 ini berangkat siang hari. Siswa berangkat ke sekolah jam 14.00 untuk kemudian siap-siap berangkat menuju ke lokasi outing di pantai Kwaru Bantul. Tiba di lokasi sudah masuk waktu sore menjelang Maghrib. Anak-anak bergegas menuju tepi pantai memilih tempat yang nyaman untuk mengamati dengan jelas proses sunset atau matahari terbenam. Jelas sekali tampak di ujung Barat, perlahan matahari menuju garis pandang atau horizon di tengah laut. Perlahan matahari seperti tenggelam masuk ke dalam laut. Seiring itu pula, suasana langit mulai memasuki gelapnya malam. Suara adzan berkumandang bersahutan. Di tepi pantai anak-anak melaksanakan sholat Maghrib berjama’ah.
Selesai pengamatan sunset, anak-anak menuju pondok makan sebagai tempat untuk menginap dan meneruskan aktivitas pembelajaran. Makan malam bersama dengan menu khas laut semakin lengkap dengan suara deburan ombak dari kejauhan.
Setelah sholat ‘Isya berjama’ah kegiatan dilanjutkan dengan menonton film bersama. Tak terasa waktu sudah larut malam, Selesai pemutaran film, dilanjutkna dengan kegiatan jalan-jalan malam. Anak-anak dibariskan satu-satu kemudian berjalan menyusuri pantai sesekali ustadz/ah memberikan pemaknaan terkait dengan Maha Kuasa-Nya Allah atas penciptaan alam semesta ini. Keteraturan dan ketaatan benda langit tunduk dalam garis edarnya. Bisa dibayangkan jika benda-benda langit tersebut tidak taat dan beredar seenaknya. Tentu musibah akan terjadi di alam raya ini.
Setelah jalan malam, dilanjutkan dengan kegiatan bakar jagung bersama. Satu per satu anak-anak membawa jagungnya sendiri yang diberi pegangan bambu agar aman saat dibakar. Setelah terlihat matang dan empuk, saatnya menikmati hangatnya jagung bakar bersama.  Beberapa anak sudah menunjukkan wajah ngantuknya tak tahan untuk segera tidur.anak-anak
tidur beralaskan tikar dengan perlengkapan tidur masing-masing untuk
menghangatkan badan. Meski beberapa anak belum bisa tidur, namun
dikondisikan supaya lekas tidur agar esok pagi bisa bangun dan melakukan
pengamatan matahari terbit.
  Adzan Shubuh berkumandang, anak-anak bangun, beberapa masih harus dibangunkan. Segera menuju kamar mandi untuk ambil air wudhu. Beberapa harus baung air kecil dulu. Begitu tersiram air wudhu rasa ngantuk jadi ilang. Jama’ah sholat Shubuh bersama di pondok.
  Saatnya sunrise tiba. Dari ufuk timur terlihat semburat matahari muncul. Bulat seperti bola berwarna kuning keoranyean. Seiring itu pula langit mulai terang menandakan hari memasuki waktu pagi.
Pagi semakin terang beberapa, setelah selesai pengamatan matahari terbit, anak-anak menuju pantai untuk bermain pasir dan aktivitas untuk menggerakkan badan suapaya bugar dan sehat.
Terlihat, beberapa nelayan mulai bersiap menyiapkan kapalnya untuk melaut mencari ikan. Kapal-kapal yang dilengkapi dengan mesin berbahan bakar bensin. Jaring sebagai penangkap ikan disiapkan dengan baik sehingga pas sasaran saat dilepas di tengah laut.

Setelah puas bermain di pantai, anak-anak bersih diri dan dilanjutkan dengan kegiatan makan pagi. Wuih . . setelah main di pantai, perut terasa lapar. Hidangan pagi terasa nikmat disantam bersamaan dengan suasana pantai dengan angin semilirnya.

Kegiatan selesai, anak-anak membawa pengetahuan dan pengalaman baru tentang pengamatan benda langit di lokasi pantai Kwaru. Kebersamaan dan asyiknya main di pantai menjadi pelengkap aktivitas belajar benda langit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s