Kunjungan dari Sekolah Alawiyah Thailand

SDIT Alamania, Alhamdulillah kali ini SDIT Alam mendapat kunjungan yang spesial dari Thailand. Tepatnya dari sekolah Alawiyah Withaya Thailand. Berdelapan rombongan terdiri dari pengurus yayasan, mudir dan para guru. Rombongan sampe di lokasi melalui informasi terpandu dari blog SDIT Alam. Perwakilan rombongan memberikan mukadimah terkait dengan situasi dan kondisi pendidikan terkhusus Islam di Thailand. Kurikulum yang berjalan di sekolah menggunakan kurikulum kerajaan Thailand dengan nuansa agama Budha. Sehingga pentingnya menghadirkan sekolah yang Islami menjadi keharusan. Kesadaran akan satu ummah membawa rombongan Alawiyah ke Indonesia terkhusus ke Jogja, SDIT Alam. Dikarenakan SDIT Alam dinilai pas dalam konsep pembelajaran meski menggunakan kurikulum nasional.

Alawiyah01Ternyata perwakilan sekolah Alawiyah juga ikut hadir di Munas JSIT di Palembang sehingga secara umum kurikulum sekolah dalam JSIT menjadi warna baru konsep pendidikan Islam sudah cukup dikenal. Namun, secara khusus, SDIT Alam dilirik dikarenakan penggunaan metode Alam-nya dengan proses mengalami dahulu sebelum mengetahui dan akhirnya melakukan. Beberapa program pengembangan diri seperti outbound, beternak, berkebun dan marketday menjadi daya tarik tersendiri dan menjadi inspirasi.

Alawiyah05

Selain mengenal latar belakang dan tujuan SDIT Alam, rombongan sekolah Alawiyah juga melihat proses pembelajaran di setiap kelas atau bilik menurut bahasa Melayunya. Ada unsur keunikan yang dilihat. Dengan lesehan tanpa kursi serta suasana nyaman seperti menjadi rumah kedua bagi setiap siswa. Menjadikan sekolah adalah tempat yang menyenangkan.

Alawiyah02

Kehadiran tamu dari Thailand cukup menarik perhatian para siswa. Mereka langsung pada bawa kertas berkenalan dan meminta tandatangan. Ada keheranan juga rupanya, ternyata di Thailand ada juga yang bergama Islam. Dan paham bahasa Indonesia. Beberapa anak diberi cinderamata berupa koin Bath. Mata uang Thailand.

Alawiyah03

Sebelum meninggalkan SDIT Alam, rombongan memberi cinderamata berupa keris. “Jika di Jawa ada keris, kami di Thailand juga ada keris. Karena memang kita dulu satu nusantara. Sekarang saja kami di bawah pemerintahan kerajaan Thailand.” Begitu pesan pimpinan rombongan sambil memberikan cinderamata.  Alawiyah04 Tertulis tekad jika akan dilakukan kerjasama untuk lebih menambah ikatan akan satu ummah untuk mewujudkan pendidikan sebagai usaha penyiapan generasi pelapis lanjut di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s