Goresan Kesan kelas VI

Ezzat Chamudi

Dua tahun kuberada di SDIT Alam Nurul Islam. Saya tidak tahu mengapa di sini lebih berkesan. Ketika saya masuk kelas hanya dengan kaki telanjang kemudian tak ada meja dan kursi. Ternyata duduk di lantai. Bahkan tak ada lantai, hanya kayu. Dinding pun dari gedheg (anyaman kayu). Benar-benar sekolah alam.

Masuk dan perkenalan sedikit dan dilanjutkan Al-Ma’tsurat dan Tahfidz. Saat itu aku merasa lain. Berada di perkampungan dan bersekolah di tengah pepohonan yang rindang. Outbound dan Fullday School kata-kata yang membuat kita tertarik bersekolah di sini. Ternyata dua hal itu terlaksana. Outbound awalku menemani adik kelas ke persawahan. Ini pertama kalinya pergi ke sawah. Pulang pun sore hari. Ini adalah SD yang lain dari pada yang lain.

Itulah yang membuatku terkesan bersekolah di sini (walau ada sedikit yang mengecewakan) . SDIT Alam Nurul Islam benar-benar membuat terkesan

sekolah alam
Alfan Firmansyah

Hampir 6 tahun aku bersekolah di SDIT Alam Nurul Islam ini. Aku sangat senang bersekolah di SDIT Alam Nurul Islam karena di sini ada pelajaran yang berbeda yaitu ada outbound, kepanduan dan outing. Pada saat aku pertama kali aku bersekolah di sini, sekolah ini belum banyak berkembang akan tetapi aku tetap suka bersekolah di sini walaupun hanya ada 3 kelas. Di kelas 2 SD aku mempunyai teman baru yang bernama Haqqi akan tetapi iya keluar lagi pada saat kelas 6 SD. Di SDIT Alam Nurul Islam setiap pagi ada pelajaran khusus yaitu tahfidz dan al-ma’tsurat. Pada saat aku kelas 5 SD aku dan teman-temanku sempat dikejutkan dengan sesuatu yaitu telek (kotoran) akan tetapi tidak apa-apa asalkan tidak menginjaknya dan juga sebentar lagi kan kelas 6. Di kelas 6 kelasnya sempat berpindah 2 x. di kelas 6 ini pernah outing tidak sesuai yang diinginkan pada saat pergi di pantai Kukup dan baron perjalanannya sangat jauh jadi pulang terlambat. Akan tetapi tidak apa-apa walaupun banyak kejadian-kejadian yang tidak diinginkan aku tetap bisa belajar dengan baik dan mendapatkan ilmu dan akau akan terus belajar dan berusaha untuk dapat meraih cita-citaku.

sekolah alam
Dito

Saya senang sekolah di SDIT ANI karena sekolah ini superseru. Sekolah ini tidak hanya mementingkan intelektual saja tapi rohani juga. Di sini diajarkan survival untuk bertahan hidup

Setiap 3 bulan sekali outing. Outing adalah rekreasi sambil belajar kan asik. Di SDIT ANI juga ada outbound seperti yang saya sebutkan tadi belajar survival mana ada di SD lin yang seasyik ini. Ekstrakulikulernya juga asyik, ada pencak silat, gambar, renang dll. Sayang . . . semuanya ditiadakan kecuali renang.

Tidak hanya kegiatan di sini gurunya juga ramah sholih ada yang sabar pokoknya oke deh. Temen-temen juga ramah pokoknya asyik.

Tapi saying anak-anak kelasku super rame. Tapi tetap asyik.

Ayahku menyekolahkanku di sini karena ia tahu aku akan senang. Dan memang senang. Tapi SPP mahal banget.

sekolah alam
Bondan

Kesanku selama sekolah di SDIT ANI adalah seru. Sejak kelas satu saya dibimbing oleh ustadzah yang agak enak. Kelas dua saya suka pelajaran MTK. Jadi setiap MTK saya bisa mengikuti. Jika kelas lima beda lagi tangan saya retak karena perpeleset. Kelas yang paling berkesan adalah kelas enam karena anaknya seru dan heboh.

sekolah alam
Husna

Hari-hari yang berkesan pada saat :

Pada saat aku berada pertama kali di SDIT ANI. Aku duduk di kelas satu. Saat masuk kelas aku ternyata perempuan sendiri. Pertemanya sih . . . aku ngerasa beda sendiri tapi aku mencoba untuk menyesuaikan diri. Saat itu pun ustadz dan ustadzahnya pun masih sedikit. Saat istirahat pun aku bermain bersama kakak kelas yaitu mbak Ina, Fia, Lintang, Hentin dan lain-lain

Hari-hari tlah berlalu aku tlah punya teman yaitu Dinda dan hanif. Sampai saat ini (kelas 6) pun mereka masih setia menjadi temanku

Itulah cerita saat aku pertama kali dating di sini (SDIT ANI). Mengapa aku betah dari kelas 1 sampai 6? Yak arena di sini aku merasa senang dan tak ada tekanan dari ustadz maupun ustadzah ya . . . happy-happy aja tuh. Dan di sini ada berbagai kegiatan yaitu outbound, outing dan lain-lain.

Saat ujian praktek outbound

Saat ujian praktek outbound kami dibagi menjadi 3 kelompok yang putra 2 kelompok dan yang putrid 1 kelompok. Setelah dibagi kita ditugaskan untuk membeli peralatan merakit yaitu dengan mengambil sampah anorganik dan diberi waktu. Setelah selesai kami membeli peralatan merakit dan membuat rakit. Setelah jadi saat-saat yang ditunggu tiba yaitu merakit sebanyak 2 kali

Dan ada berbagai kegiatan yang harus dilakukan

Saat outing ke pantai Kukup dan Baron

Setelah perjalanan selama 2 jam kami pun sampai di pantai Kukup. Saat turun dari mobil aku melihat pasir putih dan berlari ke air dan bermain-main juga kita menangkap kerang. Jam 10.00 kami segera menaruh task e mobil dan kembali lagi. Lalu kita segera memulai untuk berjelajah alam yaitu berjalan dari pantai Kukup ke Baron sekitar 1 km. Jauh juga ya . . . yang penting kita bersenang-senang

sekolah alam
Dinda

Saya senang belajar di sini karena itu alam sekali. Bisa mengeal alam lebih dekat, menikmati kesegaran udara. Saat pertama kali saya masuk sekolah saya kelas I, saya saat itu mengikuti outbound. Kami menyeberangi sungai dengan memegang tali agar tidak hanyut, tetapi Alfan hanyut dan ustadz Irman langsung menolongnya, karena tidak berani Husna digandeng menyeberangi sungai.

Saat saya kelas 2, ada anak baru namanya Tiara, Avi, Irma. Kelas 3 tambah lagi, yaitu Pika, tapi juga berkurang

Setelah masuk kelas 6 kami mulai belajar dengan giat. Lama mengerjakan soal kami pun jenuh, kamipun pergi outing ke pantai Kukup dan Baron. Perjalanannya sangat jauh setelah sampai di sana kami langsung bermain ombak, karena tidak boleh bermain ombak kami mencari kerang-kerang yang terdampar. Kemudian kami berjalan melewati bukit menuju pantai Baron. Jalannya banyak batunya padahal aku dan Husna tidak memakai alas kaki. Setelah kami melewati bukit-bukit yang tinggi kami bermain air lagi dan membuat istana pasir.

sekolah alam
Hanif

Saya senang belajar di sekolah ini karena lingkungan yang mengasyikkan. Cara pembelajarannya pun berbeda dari sekolah yang pernah kukunjungi. Kegiatan-kegiatannya pun mengasyikka. Ada outbound, berkebun, outing, diary dan jambore.

Sayangnya cuman beberapa kegiatan aja yang disukai teman-teman. Yaitu outbound dan jambore (kebanyakan). Teman-teman di kelas pun kadang temen-temen sering nakal dan ramenya minta ampun tapi ustadz dan ustadzahnya tetap mencoba untuk bersabar.

Lima tahun sudah kita bermalas-malasan. Sudah tiba saatnya kita untuk belajar dengan giat untuk mendapatkan kelulusan dengan nilai yang maksimal. Jenuh pun mulai menggerogoti pikiran kita dan kita putuskan untuk pergi melihat-lihat keindahan ciptaan Alloh SWT. Kita, kelas VI bertamasya ke pantai Baron dan Kukup

sekolah alam
Nolo Prabowo

Kesanku selama 5 tahun di sekolah ini adalah outboundnya. Outbound adalah pelajaran yang sangat menarik bagiku dan teman-temanku. Aku bisa menguji keberanian dan kemampuanku di alam dan juga bisa menggunakan kepintaran dan kesabaran dalam memecahkan masalah.

Renang dan Outing adalah 2 hal lain yang paling berkesan setelah outbound. Renang adalah hobiku jadi aku semakin berkesan di sekolah ini. Outing = belajar di luar sekolah. Menambah wawasan langsung berinteraksi, tambah refreshing.

Ustadz-ustadzahnya baik dan selalu bisa berinteraksi dengan murid-muridnya.

Bahasa Arab adalah pelajaran yang tak ada di sekolah lain berarti ini adalah pelajaran yang langka dan harus kita pelajari baik-baik.

Mungkin yang kutulis di atas ini adalah garis besar kesanku di sekolah ini. Cukup sekian . . . . . . .

Jangan pernah berhenti menggali apa yang ada di dasar hatimu . . . . .

sekolah alam
Aan

Namaku Aan, nama lengkapku : Julian Ruswanto. Aku berada di SDIT Alam Nurul Islam sudah 5,5 tahun aku kesini karena ajakan temanku. Aku kira disini akan bosan tapi ternyata asyik akhirnya aku menemukan sekolah baruku. Disana aku diajari semuanya seperti outbound.

Disini aku diajari sopan santun dan berwudu dan juga etika

sekolah alam
Fikri Fadhlurrahman

Kesanku selam 2,5 tahun di sekolah adalah saat belajar di sana seru dan asyik. Di sana teman-temannya baik-baik. Saat masih kelas 4 aku baru datang ke SDIT Alam Nurul Islam disana aku mendapat 11 teman baru, 7 laki-laki 4 perempuan yang bernama Alfan – Bondan – Dito – Azmi – Aan – Haqqi – Wowok – Husna – Hanif – Dinda – Pika. Aku senang saat outbound tetapi pertama-pertama masih sedikit takut disitu outboundnya satu minggu sekali. Disitu boleh saat istirahat memakai sandal. Saat kelas 4 aku masih pendiam karena itu aku gampang disuruh-suruh oleh teman-temanku. Di sekolah juga ada outing dan mabit. Saat kelas 5 aku mendapat teman baru yang bernama Ezzat orangnya mirip sama Bondan. Temanku yang bernama Aan jika marah mengerikan. Guru-gurunya biasa dipanggil ustadz/ah juga menyimpan sikap yang sabar-baik-ramah. Saat kelas 6 temanku berkurang Haqqi dan Pika pindah sekolah. Saat kelas 6 kami disuruh belajar dengan tekun karena sebentar lagi ujian kelulusan dari SD. Teman-temanku biasa pada bercerita game-game computer. Disitu saat ujian bahasa Jawa aku merasa tidak sanggup untuk mengerjakan akrena sial susah-susah. Karena aku sekolah disitu jadinya aku sering main di game senter. Aku sering dinakali oleh teman-temanku. Aku senang bisa sekolah di sini dan mempunyai teman-teman yang baik. Kesanku hanya yang kuingat.

Jangan pernah berhenti untuk mencari ilmu . . . .

3 thoughts on “Goresan Kesan kelas VI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s